{"id":1470,"date":"2026-05-06T13:10:43","date_gmt":"2026-05-06T13:10:43","guid":{"rendered":"https:\/\/koarnews.co.id\/?p=1470"},"modified":"2026-05-06T13:10:43","modified_gmt":"2026-05-06T13:10:43","slug":"hukum-tegak-empat-hakim-ad-hoc-phi-medan-disanksi-berat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/2026\/05\/06\/hukum-tegak-empat-hakim-ad-hoc-phi-medan-disanksi-berat\/","title":{"rendered":"Hukum Tegak! Empat Hakim Ad Hoc PHI Medan Disanksi Berat"},"content":{"rendered":"\n<p>MEDAN|<strong>Koarnews.co.id-<\/strong> Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia menjatuhkan sanksi disiplin kepada empat hakim ad hoc pada Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara.<\/p>\n\n\n\n<p>Sanksi ini dijatuhkan setelah mereka dinilai melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim.<\/p>\n\n\n\n<p>Keputusan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor: 2295\/BP\/PENG.KP.8.2\/IV\/2026 yang dirilis untuk periode April 2026 dan ditandatangani Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengawasan MA, Suradi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam dokumen itu, empat hakim yang dikenai sanksi adalah Meilinus Adri Gulo, Usaha Tarigan, Masdalena Lubis, dan Surya Darma.<\/p>\n\n\n\n<p>Juru Bicara Pengadilan Negeri Medan, Soniady Drajat Sadarisman, membenarkan penjatuhan sanksi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSatu hakim dijatuhi sanksi sedang berupa non palu selama enam bulan. Tiga lainnya mendapat sanksi ringan berupa teguran tertulis,\u201d ujar Soniady, Selasa (5\/5\/2026)<\/p>\n\n\n\n<p>Sanksi terberat dijatuhkan kepada Meilinus Adri Gulo. Selama enam bulan, ia tidak diperkenankan memeriksa dan memutus perkara, serta tidak menerima tunjangan jabatan hakim.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun tiga hakim lainnya Usaha Tarigan, Masdalena Lubis, dan Surya Darma dikenai teguran tertulis.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan pengawasan, para hakim dinilai melanggar prinsip berperilaku adil, kedisiplinan, serta profesionalitas dalam menjalankan fungsi peradilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelanggaran tersebut merujuk pada Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim yang diatur dalam keputusan bersama Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Komisi Yudisial Republik Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Badan Pengawasan menilai tindakan disipliner ini sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan independensi lembaga peradilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Evaluasi berkala dilakukan untuk memastikan hakim tetap bekerja sesuai prinsip keadilan dan standar etik yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n<p>Lingkungan PHI pada Pengadilan Negeri Medan, dengan pengumuman resmi untuk periode April 2026 dan dikonfirmasi pada Selasa, 5 Mei 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Mahkamah Agung melalui Badan Pengawasan menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap perilaku aparatur peradilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sanksi disiplin, baik ringan maupun sedang, menjadi instrumen untuk memperbaiki kinerja sekaligus memberi efek jera.<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah ini menegaskan bahwa pengawasan internal peradilan tidak berhenti pada temuan, melainkan berujung pada tindakan konkret bahkan terhadap hakim yang seharusnya menjadi penjaga terakhir keadilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Reporter:A.a94k<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MEDAN|Koarnews.co.id- Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia menjatuhkan sanksi disiplin kepada empat hakim ad hoc pada Pengadilan Hubungan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1471,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-1470","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1470","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1470"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1470\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1472,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1470\/revisions\/1472"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1471"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}