{"id":28,"date":"2026-01-11T03:45:23","date_gmt":"2026-01-11T03:45:23","guid":{"rendered":"https:\/\/koarnews.co.id\/?p=28"},"modified":"2026-01-11T03:45:27","modified_gmt":"2026-01-11T03:45:27","slug":"gempa-kuat-m-71-guncang-melonguane-bmkg-dipicu-aktivitas-lempeng-maluku-tidak-berpotensi-tsunami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/2026\/01\/11\/gempa-kuat-m-71-guncang-melonguane-bmkg-dipicu-aktivitas-lempeng-maluku-tidak-berpotensi-tsunami\/","title":{"rendered":"Gempa Kuat M 7,1 Guncang Melonguane, BMKG: Dipicu Aktivitas Lempeng Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>MELONGUANE<\/strong> \u2013 Wilayah Sulawesi Utara kembali diguncang gempa bumi berkekuatan besar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bermagnitudo M 7,1 menghantam wilayah Pantai Timur Kepulauan Talaud pada Sabtu malam (10\/1\/2026) pukul 21.58 WIB.<\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun sempat menimbulkan kekhawatiran karena kekuatannya, BMKG mengonfirmasi melalui pemodelan teknis bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Analisis Sumber dan Pembaruan Data<\/h4>\n\n\n\n<p>Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa setelah dilakukan pembaruan parameter (<em>update<\/em>), kekuatan gempa tersebut tercatat pada magnitudo M 6,4.<\/p>\n\n\n\n<p>Episenter gempa terletak di laut pada koordinat $3,76^\\circ \\text{ LU} ; 126,95^\\circ \\text{ BT}$, atau sekitar 40 kilometer arah tenggara Melonguane dengan kedalaman dangkal sejauh 31 kilometer.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>&#8220;Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Maluku. Hasil analisis menunjukkan mekanisme pergerakan mendatar turun (<em>oblique normal<\/em>),&#8221; jelas Daryono dalam keterangan resminya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dampak dan Wilayah Terdampak<\/h4>\n\n\n\n<p>Guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara dengan skala intensitas bervariasi:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><td><strong>Wilayah<\/strong><\/td><td><strong>Skala Intensitas (MMI)<\/strong><\/td><td><strong>Deskripsi Getaran<\/strong><\/td><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Tobelo, Sitaro<\/strong><\/td><td>III-IV MMI<\/td><td>Dirasakan banyak orang di dalam rumah.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Morotai<\/strong><\/td><td>III MMI<\/td><td>Getaran nyata di dalam rumah, terasa seperti truk berlalu.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Ternate, Minut, Bitung<\/strong><\/td><td>II-III MMI<\/td><td>Getaran nyata di dalam rumah, benda gantung bergoyang.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Laporan Kerusakan dan Gempa Susulan<\/h4>\n\n\n\n<p>Hingga Minggu pagi (11\/1\/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan masif atau korban jiwa. Namun, guncangan yang dirasakan kuat selama 20-30 detik sempat memicu kepanikan warga di Kepulauan Talaud yang berhamburan keluar rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>BMKG juga mencatat adanya satu aktivitas gempa susulan (<em>aftershock<\/em>) dengan kekuatan M 4,6 pada pukul 22.20 WIB. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi,&#8221; tutup Daryono.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MELONGUANE \u2013 Wilayah Sulawesi Utara kembali diguncang gempa bumi berkekuatan besar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-28","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-peristiwa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28\/revisions\/30"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koarnews.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}