Mamfaatkan Jejaringan Geopark Asia Pasifik, Saran Presiden APGN Untuk Toba Calderera

PERISTIWA6 Views
banner 468x60

Samosir|Koarnews.co.id- Presiden Asia Pacific Geoparks Network (APGN), Prof. Xiaochi Jin, mengatakan Geopark Kaldera Toba dapat memanfaatkan jaringan APGN untuk memperoleh pendampingan, konsultasi, hingga dukungan tenaga ahli guna memperkuat pengelolaan kawasan.
Hal itu disampaikan Xiaochi Jin saat diwawancarai di sela hari ketiga The 7th Geotourism Festival and International Conference (GeoFest) 2026 di Labersa Hotel & Convention Center Samosir, Jumat (3/7/2026).

“Jika ada kesulitan atau masalah, anggota dapat menghubungi jaringan APGN. Kami dapat memberikan konsultasi, menghadirkan para ahli, mendiskusikan persoalan yang dihadapi, serta bersama-sama mencari solusinya,” ujar pria yang berasal dari China itu.

banner 336x280

Xiaochi Jin menjelaskan, APGN merupakan jaringan UNESCO Global Geoparks di kawasan Asia Pasifik yang saat ini beranggotakan 99 UNESCO Global Geoparks, serta sekitar 15 anggota individu.

Melalui jaringan tersebut, setiap anggota dapat saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dalam pengelolaan geopark.

Meski demikian, ia menegaskan APGN bukan organisasi yang memberikan bantuan pendanaan kepada anggotanya. Menurutnya, peran utama APGN adalah membangun platform kolaborasi agar seluruh anggota dapat saling bekerja sama dalam mengembangkan geopark.

“APGN membangun sebuah platform. Seluruh anggota menjadi bagian dari platform tersebut untuk saling bekerja sama dan berbagi pengalaman,” katanya.

Terkait peluang kerja sama, Xiaochi Jin mengatakan kolaborasi antar-geopark, termasuk antara Indonesia dan China, selalu terbuka melalui jaringan APGN maupun Global Geoparks Network (GGN).

“Peluang kerja sama selalu ada. Seluruh geopark merupakan anggota Global Geopark Network sehingga dapat saling membantu dan memperkuat kolaborasi antar-geopark,” ujar Xiaochi Jin.

Dalam kesempatan itu, Xiaochi Jin juga mengaku terkesan dengan keindahan Danau Toba. Meski kunjungannya kali ini berlangsung singkat, ia menilai kawasan tersebut memiliki panorama alam yang indah, serta kekayaan budaya yang menjadi daya tarik tersendiri.

Selain itu, saat ditanya mengenai hal yang perlu ditingkatkan dalam penyelenggaraan kegiatan, Xiaochi Jin menekankan pentingnya disiplin terhadap waktu.

“Ketepatan waktu, tentu saja ketepatan waktu,” tegas Xiaochi Jin.

Saat ini Indonesia memiliki 12 UNESCO Global Geoparks, sedangkan China memiliki 51 UNESCO Global Geoparks, termasuk dua geopark baru yang ditetapkan pada tahun ini. (win)

Reporter:A22k

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *